Rumah
Sakit Umum Daerah Pambalah Batung Amuntai kini tidak sendiri lagi
melayani warga Kabupaten Hulu Sungai Utara yang ingin berobat karena di
kawasan Kelurahan Kebun Sari Amuntai kini telah berdiri cukup megah
Rumah sakit swasta pertama yang peresmiannya oleh Bupati Hulu Sungai
Utara HM AUnul Hadi dilaksanakan Rabu (18/7). Kehadiran Rumah Sakit (RS)
Mulia Medica Center (MMC) ini, kata Aunul menjadi alternatif rujukan
bagi warga HSU yang ingin memperoleh layanan kesehatan. “Berdirinya
Rumah sakit swasta ini semoga bisa memunculkan kompetisi yang sehat
dengan rumah sakit yang dikelola pemerintah daerah” ujar Aunul.
kompetisi yang sinergis ini diharapkannya akan meningkatkan mutu
pelayanan ksehatan kepada warga HSU. Namun, peningkatan kualitas
pelayanan, lanjutnya juga harus disertai dengan harga pelayanan yang
terjangkau. Direktur RS MMC dr Nevi Ariyanti menilai HSU masih
kekurangan sarana layanan kesehatan karena sekitar 300 ribu warganya
selama ini hanya di layani satu buah rumah sakit milik pemerintah
daerah, yakni Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Pambalah Batung. RS. MMC,
papar Nevi menawarkan fasilitas layanan 24 jam untuk unit gawat darurat
(UGD), rawat inap, rawat jalan dan layanan persalinan dengan didukung
tiga tenaga dokter umum dan 5 dokter spesialis, yakni spesialis
kadungan, paru, anak, penyakit dalam dan bedah. Dengan fasilitas 25
kamar pasien, instalasi farmasi, kamar operasi, laboratorium klinik dan
ECG, Nevi berharap RS Mulia Amuntai yang didirikan PT Nabila Mulia Raya
ini bisa menjadi alternatif bagi warga HSU untuk berobat. (Edy)Selasa, 24 Juli 2012
Rumah Sakit Swasta Pertama HSU Diresmikan
Rumah
Sakit Umum Daerah Pambalah Batung Amuntai kini tidak sendiri lagi
melayani warga Kabupaten Hulu Sungai Utara yang ingin berobat karena di
kawasan Kelurahan Kebun Sari Amuntai kini telah berdiri cukup megah
Rumah sakit swasta pertama yang peresmiannya oleh Bupati Hulu Sungai
Utara HM AUnul Hadi dilaksanakan Rabu (18/7). Kehadiran Rumah Sakit (RS)
Mulia Medica Center (MMC) ini, kata Aunul menjadi alternatif rujukan
bagi warga HSU yang ingin memperoleh layanan kesehatan. “Berdirinya
Rumah sakit swasta ini semoga bisa memunculkan kompetisi yang sehat
dengan rumah sakit yang dikelola pemerintah daerah” ujar Aunul.
kompetisi yang sinergis ini diharapkannya akan meningkatkan mutu
pelayanan ksehatan kepada warga HSU. Namun, peningkatan kualitas
pelayanan, lanjutnya juga harus disertai dengan harga pelayanan yang
terjangkau. Direktur RS MMC dr Nevi Ariyanti menilai HSU masih
kekurangan sarana layanan kesehatan karena sekitar 300 ribu warganya
selama ini hanya di layani satu buah rumah sakit milik pemerintah
daerah, yakni Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) Pambalah Batung. RS. MMC,
papar Nevi menawarkan fasilitas layanan 24 jam untuk unit gawat darurat
(UGD), rawat inap, rawat jalan dan layanan persalinan dengan didukung
tiga tenaga dokter umum dan 5 dokter spesialis, yakni spesialis
kadungan, paru, anak, penyakit dalam dan bedah. Dengan fasilitas 25
kamar pasien, instalasi farmasi, kamar operasi, laboratorium klinik dan
ECG, Nevi berharap RS Mulia Amuntai yang didirikan PT Nabila Mulia Raya
ini bisa menjadi alternatif bagi warga HSU untuk berobat. (Edy)Sabtu, 30 Juni 2012
Minggu, 25 Maret 2012
Jelang Pilkada Bupati Batola Keliling Kampung
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Barito Kuala (Batola) periode 2012-2017 diperkirakan berlangsung 6 September. Itu artinya, Pilkada Batola tinggal 6 bulan lagi akan gelar.
Meski hanya dalam hitungan bulan saja pilkada akan berlangsung, situasi politik di kabupaten berjuluk Bumi Ije Jela ini terlihat adem-adem saja.
Bupati Barito Kuala (Batola) H Hasanuddin Murad mengutarakan, kondusifnya suasana daerah menjelang pilkada sangat ditentunya dari keinginan pemimpin dan kesadaran masyarakatnya.
“Di Batola situasi selalu kondusif karena selain masyarakatnya yang religius juga karena saya sengaja berusaha menciptakan situasi aman, damai tanpa gejolak meskipun pilkada tinggal menunggu hitungan bulan,” papar Hasanuddin saat menghadiri Peringatan Maulid di rumah tokoh masyarakat Desa Bantuil RT 5 Kecamatan Cerbon H Suryani Ruslan, Jumat (17/2/2012) malam.
Terkait dengan tingginya kesadaran masyarakat Batola dalam menciptakan situasi kondusif, mantan anggota Komisi V DPR RI ini mengutarakan, karena masyarakat agamis. Ini dibuktikan dalam setiap momentum keagamaan di antaranya bulan Rabiul Awal masyarakatnya di mana-mana semarak melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw.
Mantan anggota Komisi V DPR RI ini mengutarakan, dirinya memimpin Batola telah memasuki 4 tahun 4 bulan lebih.
Dalam kurun waktu tersebut, paparnya, telah banyak yang diperbuat dalam menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan, dan sosial kemasyarakatan.
Namun karena kondisi Batola yang cukup luas sehingga disadari masih banyak lagi hal-hal maupun amanah yang belum bisa dilaksanakan mengingat keterbatasan kemampuan serta dana yang dimiliki. Atas nama pribadi, Hasanuddin Murad menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.
Sementara terhadap adanya keberhasilan yang diperbuat, menurut mantan Dosen Fakultas Hukum Unlam ini, tidak lain dari keberhasilan seluruh lapisan masyarakat, terutama telah menciptakan suasana aman, damai, dan harmonis sehingga pemerintah bisa fokus dalam melaksanakan pembangunan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di rumah tokoh masyarakat Bantuil yang akrab disapa H Oyan ini menghadirkan penceramah kondang asal Danau Panggang, HSS, KH Asmuni atau yang akrab disapa Guru Danau.
Kehadiran Guru Danau di Desa Bantuil ini selain untuk mengisi ceramah maulid sekaligus pulang kampung dan menengok keluarga, mengingat beliau lahir di daerah ini dan kedua orang tua beliau berasal dari daerah ini.
Selain menghadiri peringatan maulid di rumah H Suryani Ruslan Desa Batuil RT 3, siang harinya sekitar pukul 14.00 Wita juga menghadiri peringatan maulid di Langgar Darul Jannah Desa Batuil RT 8 Kecamatan Cerbon. Malam harinya sekitar pukul 20.00 Wita bupati juga menghadiri peringatan maulid di Desa Kolam Makmur Kecamatan Wanaraya.
(don/www.banjarmasinpost.co.id)
Meski hanya dalam hitungan bulan saja pilkada akan berlangsung, situasi politik di kabupaten berjuluk Bumi Ije Jela ini terlihat adem-adem saja.
Bupati Barito Kuala (Batola) H Hasanuddin Murad mengutarakan, kondusifnya suasana daerah menjelang pilkada sangat ditentunya dari keinginan pemimpin dan kesadaran masyarakatnya.
“Di Batola situasi selalu kondusif karena selain masyarakatnya yang religius juga karena saya sengaja berusaha menciptakan situasi aman, damai tanpa gejolak meskipun pilkada tinggal menunggu hitungan bulan,” papar Hasanuddin saat menghadiri Peringatan Maulid di rumah tokoh masyarakat Desa Bantuil RT 5 Kecamatan Cerbon H Suryani Ruslan, Jumat (17/2/2012) malam.
Terkait dengan tingginya kesadaran masyarakat Batola dalam menciptakan situasi kondusif, mantan anggota Komisi V DPR RI ini mengutarakan, karena masyarakat agamis. Ini dibuktikan dalam setiap momentum keagamaan di antaranya bulan Rabiul Awal masyarakatnya di mana-mana semarak melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw.
Mantan anggota Komisi V DPR RI ini mengutarakan, dirinya memimpin Batola telah memasuki 4 tahun 4 bulan lebih.
Dalam kurun waktu tersebut, paparnya, telah banyak yang diperbuat dalam menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan, dan sosial kemasyarakatan.
Namun karena kondisi Batola yang cukup luas sehingga disadari masih banyak lagi hal-hal maupun amanah yang belum bisa dilaksanakan mengingat keterbatasan kemampuan serta dana yang dimiliki. Atas nama pribadi, Hasanuddin Murad menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.
Sementara terhadap adanya keberhasilan yang diperbuat, menurut mantan Dosen Fakultas Hukum Unlam ini, tidak lain dari keberhasilan seluruh lapisan masyarakat, terutama telah menciptakan suasana aman, damai, dan harmonis sehingga pemerintah bisa fokus dalam melaksanakan pembangunan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw di rumah tokoh masyarakat Bantuil yang akrab disapa H Oyan ini menghadirkan penceramah kondang asal Danau Panggang, HSS, KH Asmuni atau yang akrab disapa Guru Danau.
Kehadiran Guru Danau di Desa Bantuil ini selain untuk mengisi ceramah maulid sekaligus pulang kampung dan menengok keluarga, mengingat beliau lahir di daerah ini dan kedua orang tua beliau berasal dari daerah ini.
Selain menghadiri peringatan maulid di rumah H Suryani Ruslan Desa Batuil RT 3, siang harinya sekitar pukul 14.00 Wita juga menghadiri peringatan maulid di Langgar Darul Jannah Desa Batuil RT 8 Kecamatan Cerbon. Malam harinya sekitar pukul 20.00 Wita bupati juga menghadiri peringatan maulid di Desa Kolam Makmur Kecamatan Wanaraya.
(don/www.banjarmasinpost.co.id)
Penulis : Didik
Editor : Didik
HAUL DATU AMUT
Warga HSU melaksanakan Haul Utuh Amut di Desa Sungai Durait Kec. Babirik. Utuh Amut dikenal sebagai wali kanak-kanak (wali budak) yang ceritanya cukup melegenda dikalangan masyarakat. Haulan dihadiri Wakil Bupati H. Syahdillah dan KH Asmuni atau yang dikenal sebagai Guru Danau.(Foto ANTARA/Eddy/humas/D)
SILATURRAHMI KK HSU (AMUNTAI) BERSAMA BUPATI KAPUAS DAN KH.ASMUNI (GURU DANAU)
Kegiatan dilaksanakan di Mesjid Al Ikhlas Kapuas
KK HSU (Amuntai) dalam kesempatan ini melaksanakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, walaupun bulan Rabiul Awal telah berlalu. Kegiatan dihadiri oleh KH.Asmuni yang lebih dikenal dengan sebutan "Guru Danau" dan Bupati Kapuas Ir.H.M.Mawardi, MM serta tokoh-tokoh masyarakat kapuas baik dari sipil, militer dan warga masyarakat, dirangkai dalam acara ini dilaksanakan pengukuhan kepengurusan KK HSU Kabupaten Kapuas dimana sebagai Ketua Umum Bpk H. Asranie, SE.
Pada sambutannya Ketua Umum KK HSU menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan dan terlanjutkannya Kerukunan Keluarga HSU Amuntai) yang memang sudah lama dirintis oleh tokoh terdahulu. Selanjutnya beliau berharap agar keberadaan KK HSU dapat memberikan sumbangan yang berarti bagi kemajuan pembangunan Kabupaten Kapuas. Seirama dengan Ketua Umum KK HSU Bpk Bupati Kapuas juga berharap bahwa seluruh warga HSU yang berada di Kapuas dapat turut mensukseskan pembangunan Kapuas yang AMANAH, beliau mengingatkan bahwa diawal bulan April nanti pemerintah berencana menaikkan harga BBM maka kepada masyarakat dihimbau untuk menyikapinya dengan bijaksana karena semua tentu dengan perhitungan dan pertimbangan yang memihak kepada masyarakat.
SELAMAT KEPADA PENGURUS KK HSU, semoga dapat berkarya untuk umat khususnya seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas.
Kamis, 01 Maret 2012
Maulid Bersama Guru Danau dan Bupati
KUALA KAPUAS - KH Asmuni atau yang lebih dikenal dengan Guru Danau hadir pada acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang digelar di Yayasan Pendidikan Islam Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Muttaqin Jalan Padat Karya No. 6 RT. 1 RW. 1 Kelurahan Mandomai Kecamatan Kapuas Barat, Sabtu (25/2) pagi. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias warga setempat, apalagi kala itu juga hadir Bupati Kapuas HM Mawardi yang didampingi sejumlah pejabat eselon II, III dan IV lingkup Pemkab Kapuas. "Warga Mandomai antusias mengikuti kegiatan maulid yang dihadiri ulama karismatik bersama bapak Bupati Kapuas H Muhammad Mawardi," kata Staf Humas Setda Kapuas Dedy Purnadibrata melalui siaran persnya, Minggu (26/2). Dedi menambahkan, pada kegiatan itu juga tampak dihadiri Ketua MUI KH Abdul Muthalib, Wakil Ketua DPRD Kapuas H Asrani SE, Kepala Kementerian Agama Kapuas Drs Masrawan MAg. "Pada kesempatan itu Guru Danau meminta umat muslim dapat meneladani sifat dan prilaku Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari," tulis Dedi. Sebelumnya, pada hari Jumat (24/2) malam Bupati Kapuas HM Mawardi juga menyempatkan diri menghadiri Maulid bersama dengan jamaah Masjid Agung Al Mukarram Jalan Tambun Bungai Kuala Kapuas. Saat itu hadir sebagai penceramah Drs Ilham Masykuri Hamdi MAg dari Banjarmasin. Beliau adalah anak Alm H Rafi'I Hamdi (Imam besar Masjid Sabilal Muhtadin Banjarmasin). (hms) Sabtu, 18 Februari 2012
Maulid Akbar Bersama Guru Danau
Kamis, 16 Februari 2012 01:14 WITA | Seputar Kalsel
Bupati HST H Harun Nurasid dan Jajaran Pemerintah Kabupaten HST menggelar Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW tahun 1433 Hijriah dengan menghadirkan Ulama Kharismatik Banua KH. Asmuni atau lebih dikenal dengan Guru Danau bertempat di Kediaman Dinas Bupati HST, Rabu .
Peringatan Maulid dipadati ribuan Jemaah baik dari HST maupun dari luar daerah yang sengaja datang untuk mendengarkan tausyiah dan semarak dengan Kelompok Habsyi dalam lantunan Syair-syair Maulid.
peringatan mengambil tema "Dengan Meneladani Rasulullah SAW tercipta masyarakat yang Sejahtera, Mandiri, Unggul dan Istiqamah."
Harun Nurasid mengucapkan terima kasih kesediaan KH Asmun berhadir bersama warga Bumi Murakata di tengah kesibukan beliau sebagai Ulama, diungkapkannya telah lama meminta dijadwalkan agar dapat mengundang beliau dan akhirnya dapat terpenuhi di bulan Maulid.
"Meneladani Perjuangan Nabi Besar Muhammad SAW sangat penting bagi keberlangsungan Pembangunan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah bagi semua pihak, dimana Pemerintah dan Masyarakat bahu membahu untuk mewujudkan kemandirian dan keunggulan di daerah, Nabi Muhammad adalah sosok perekat dan pemersatu umat sehingga perbedaan menjadi indah dan menjadi sebuah kekuatan",Ujarnya.
Dengan dukungan semua pihak, Pemerintah Kabupaten HST akan terus melaksanakan agenda pembangunan sesuai dengan strategi dan langkah yang telah dirumuskan di RPJMD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, terbinanya suasana daerah yang aman, kondusif dan jauh dari konflik yang dapat memecah belah persatuan dan kebersamaan menjadi tanggung jawab bersama.
KH Asmuni dalam tausiyahnya mengungkapkan sejarah Kehidupan Baginda Rasulullah SAW dalam menegakkan syariat Islam penuh liku dan tantangan, sejak bayi telah menjadi yatim dengan meninggalnya Ayah Abdullah bin Abdul Muthalib dan masih kecil kembali menjadi Yatim Piatu dengan meninggalnya ibu, Aminah, Nabi pun kemudian diasuh kakeknya Abdul Muthalib.
"Ssst nabi berumur 8 tahun kembali Sang Kakek Abdul Muthalib meninggal dan Nabi diasuh hampir 13 tahun hingga beranjak dewasa oleh Pamannya Abu Thalib yang menjaganya seperti menyayangi anak-anaknya sendiri dan kasih sayang bertambah karena tingginya budi pekerti Rasulullah",katanya.
Turut Berhadir dalam kegiatan ini Sekda HST IBG Dharma Putra, Para Asisten, Kepala Bappeda HST H Hasbi, Kepala Dinas Pendidikan HST H Agung Pranowo, Kepala DPP UKMKM M Yusuf serta Para Pimpinan SKPD, Kepala Kantor Kementerian Agama HST H Gurdani Syukur, Ketua Syuriah NU HST H Mukhtar Dahlan, Para Camat, Ulama dan tokoh masyarakat serta undangan lainnya. (/Fathur/D)
Peringatan Maulid dipadati ribuan Jemaah baik dari HST maupun dari luar daerah yang sengaja datang untuk mendengarkan tausyiah dan semarak dengan Kelompok Habsyi dalam lantunan Syair-syair Maulid.
peringatan mengambil tema "Dengan Meneladani Rasulullah SAW tercipta masyarakat yang Sejahtera, Mandiri, Unggul dan Istiqamah."
Harun Nurasid mengucapkan terima kasih kesediaan KH Asmun berhadir bersama warga Bumi Murakata di tengah kesibukan beliau sebagai Ulama, diungkapkannya telah lama meminta dijadwalkan agar dapat mengundang beliau dan akhirnya dapat terpenuhi di bulan Maulid.
"Meneladani Perjuangan Nabi Besar Muhammad SAW sangat penting bagi keberlangsungan Pembangunan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah bagi semua pihak, dimana Pemerintah dan Masyarakat bahu membahu untuk mewujudkan kemandirian dan keunggulan di daerah, Nabi Muhammad adalah sosok perekat dan pemersatu umat sehingga perbedaan menjadi indah dan menjadi sebuah kekuatan",Ujarnya.
Dengan dukungan semua pihak, Pemerintah Kabupaten HST akan terus melaksanakan agenda pembangunan sesuai dengan strategi dan langkah yang telah dirumuskan di RPJMD Kabupaten Hulu Sungai Tengah, terbinanya suasana daerah yang aman, kondusif dan jauh dari konflik yang dapat memecah belah persatuan dan kebersamaan menjadi tanggung jawab bersama.
KH Asmuni dalam tausiyahnya mengungkapkan sejarah Kehidupan Baginda Rasulullah SAW dalam menegakkan syariat Islam penuh liku dan tantangan, sejak bayi telah menjadi yatim dengan meninggalnya Ayah Abdullah bin Abdul Muthalib dan masih kecil kembali menjadi Yatim Piatu dengan meninggalnya ibu, Aminah, Nabi pun kemudian diasuh kakeknya Abdul Muthalib.
"Ssst nabi berumur 8 tahun kembali Sang Kakek Abdul Muthalib meninggal dan Nabi diasuh hampir 13 tahun hingga beranjak dewasa oleh Pamannya Abu Thalib yang menjaganya seperti menyayangi anak-anaknya sendiri dan kasih sayang bertambah karena tingginya budi pekerti Rasulullah",katanya.
Turut Berhadir dalam kegiatan ini Sekda HST IBG Dharma Putra, Para Asisten, Kepala Bappeda HST H Hasbi, Kepala Dinas Pendidikan HST H Agung Pranowo, Kepala DPP UKMKM M Yusuf serta Para Pimpinan SKPD, Kepala Kantor Kementerian Agama HST H Gurdani Syukur, Ketua Syuriah NU HST H Mukhtar Dahlan, Para Camat, Ulama dan tokoh masyarakat serta undangan lainnya. (/Fathur/D)
Langganan:
Postingan (Atom)



